Senin, 03 Desember 2012

cara pasang parabola yang simple (versi forsat)


Pertama anda harus membeli  peralatan antena  parabola (dish mesh/ jaring ato juga dish solid)  terserah mau ukuran  antena parabola yang kecil ataupun yang besar, tapi  disarankan untuk  memulai dari peralatan parabola yang standar (dish 6  feet solid paling  mudah di dapat untuk saat ini dengan merek matrix  atau juga venus karena  kedua merek itu yang paling sering di temui di  setiap kota maupun di  pelosok-pelosok Indonesia denga harga yang murah  dan pas di kantong  kalangan menengah kebawah) berikut alat penerima/  receiver, disarankan  awalnya receiver yang bisa blind scan (receiver  ini bisa mencari sendiri  semua chanel yang ada di setiap satelit yang  di tempati, untuk yang  standar dengan harga murah bisa di cari Matrix  HD atau Venus HD), Low  Noise Block Frequensi/ LNB ( LNB C Band, LNB KU  Band)alat penangkap  satelit yang akan di letakkan di atas dish/ antena  parabola, merek bisa  apa saja misalkan matrix, yuri, hansen, unisat,  digisat dan merek  lainya.


 Peralatan lainnya yang harus disediakan :

Kunci Ring, pas ukuran 10, 17, 19 (kebanyakan ukuran ini yang di pakai pada antena parabola)
Obeng (sering di gunakan pada baut penyetel LNB)

Kompas (untuk menentukan kira-kira arah mata angin/ menentukan arah antena parabola pada awalnya ke Barat, Timur, Utara dan Selatan, LNBF C band arah 0 ke Barat, LNB KU band arah konektor keUtara)

Langkah-langkah  yang harus diikuti setelah kita merangkaikan antena  parabola menjadi  utuh yang sebelumnya dibeli dalam kemasannya  terpisah-pisah, sebagai  berikut :

Tanamkan tiang penyangga/ dudukan dish/ antena parabola, tancapkan tegak lurus dengan cara harus di lihat dari sudut yang berbeda juga. (pilih lokasi untuk menempatkan antena yang disekitarnya bebas dari halangan, tembok, pohon, dll yang bisa menghalang arah pencarian nantinya ).

Letakkan dish/ antena parabola pada dudukan dish yang di pancangkan terlebih dahulu ( apabila anda menggunakan bahan semen pada dasar tiang berarti anda harus menunggu sampai semennya keras dan siap untuk di letakkan antenanya ). Usahakan posisi dish menghadap tegak lurus juga.
Sedikit kencangkan baut-baut penahan yang ada di pangkal antena yang di letakkan sesuai tahap 2 supaya bisa di gerak-gerakkan untuk mencari arah barat, utara juga kemiringan antena terhadap garis katulistiwa.
Pasangkan LNB pada antena dilanjutkan dengan memasangkan konektor penghubung dari antena ke receiver.

Hubungkan konektor dari antena ke receiver (hubungkan juga kabel dari receiver ke monitor tv)
Atur satelit/ parameter satelit, chanel yang akan kita cari, cari salah satu chanel untuk di jadikan acuan untuk mendapatkan chanel satelit yang akan kita tampilkan (pada kolom bagian atas itu untuk melihat kekuatan signal LNB, kolom di bawahnya untuk melihant kekuatan signal dari chanel yang akan kita cari) kalau menggunakan LNB C Band maka pengaturan Lo LNBnya memang harus standar 5150 bro.. kalau universal 9750/10600 untuk LNB jenis Ku band.

Ditahap ini anda sudah dibisa mencari chanel dengan melihat pada monitor anda, gerakkan ke kiri, kanan untuk mendapatkan arah Barat/ Timur yang merupakan arah orbit satelit, atas bawah sambil melihat pada kolom kualitas signal di monitor, cari setingannya sampai signal terkuat/ tertinggi di dapat, sambil mengencangkan baut-baut yang ada pada pangkal antena dan tongkat penyangga antena (arah barat ke timur), selanjutnya jika anda memiliki motor penggerak/ aktuator bisa langsung di pasangkan sehingga nantinya kendali untuk menaikkan dan menurunkan arah antena parabola langsung dari positioner atau bisa juga langsung dari receiver.
Atur : cari di menu receiver untuk menu scan otomatis/ auto scan, tunggu sampai semua chanel muncul, disini anda sudah bisa menikmati chanel gratis di rumah.



Cara ini berlaku  juga buat pasang LNB KU Band hanya perbedaan arah yang  berbeda, untuk  LNB KU Band arah konektor pada umumnya menghadap Utara,  namun ada juga  yang harus menghadap arah lain konektornya, contohnya  untuk pointing  satelit Optus. Note :

Untuk memaksimalkan signal pol H (Horisontal) : coba naik atau turunkan LNB, jarak fokus antena dan LNB umumnya di kisaran angka 36, 38 untuk ukuran antena parabola 6/ 8 feet, dish ram/ jaring 38, 42 tinggak disesuaikan dengan maksimal signal yang bisa di kunci dengan sempurna.
Untuk memaksimalkan signal pol V (Vertikal) : coba putar arahnya ke kiri atau ke kanan LNB tanpa merubah angka jarak antara antena parabola dan LNB seperti pada setingan memaksimalkan polaris H
Untuk bisa ditampilkan atau bisa menyaksikan 1 antena parabola ke 2 receiver atau lebih, gunakan peralatan tambahan "multiswitch".

semoga bermanfaat......

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar